<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3807">
 <titleInfo>
  <title>Model Penguatan Unit PP Provinsi Dalam Melaksanakan PUG di Daerah</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia</publisher>
  <dateIssued>2015</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Textbook</form>
  <extent>iv. ;+ 74 hllm. :ilus. ;17.5 x 24 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buku ini lahir sebagai jawaban atas kondisi obyektif yang terjadi pada hampir seluruh unit kerja pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (Unit kerja KPP dan PA) dalam pelaksanaan pengarusutamaan gender di wilayahnya masing-masing. Unit kerja Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diberi mandat untuk mengkoordinasikan pelaksanaan PUG masih menghadapi beberapa kendala tantangan antara lain 1) belum memadai kapasitas SDM dalam memahami tugas dan fungsi lembaganya, kapasitas SDM dalam memahami tugas dan fungsi lembaganya, termasuk dalam memahami esensi PUG/PPRG, 2) rumusan program dan kegiatan tidak focus dan terarah, kurang strategis serta seringkali bersifat overlapping atau duplikasi dengan program dan kegiatan SKPD teknis, 3) kurang kuat dalam melakukan koordinasi antar SKPD dalam pelaksanaan PUG/PPRG dan 4) keberadaannya belum memiliki daya ungkit yang besar bagi peningkatan kinerja pemerintah daerah dalam pemberdayaan perempuan di wilayahnya.</note>
 <note type="statement of responsibility">Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia</note>
 <subject authority="">
  <topic>wanita dalam Pembangunan</topic>
 </subject>
 <classification>305.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo San Agustin Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>305.4 KEM m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">USA03187S</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Kampus Utama (Ngabang)</sublocation>
    <shelfLocator>305.4 KEM m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>1271.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3807</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-18 11:35:41</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-18 11:35:41</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>